-->

Analisis Pohon Preferensial Sebagai Sarang Burung KakaTua

Analisis Pohon Preferensial Sebagai Sarang Burung KakaTua - Alhamdulillah sahabat pada pagi hari kembali saya akan memberikan update terbaru artikel dengan Judul Analisis Pohon Preferensial Sebagai Sarang Burung KakaTua.Taman Nasional Komodo (TNK) ditunjuk tahun 1980 berdasarkan pengumuman Menteri Pertanian tanggal 6 Maret 1980 bersamaan dengan dideklarasikannya 5 taman nasional pertama di Indonesia yaitu Taman Nasional Ujung Kulon, Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Taman Nasional Gunung Leuser, dan Taman Nasional Baluran. TNK juga dinyatakan sebagai serta Cagar Biosfer pada tahun 1977 dan Warisan Alam Dunia pada tahun 1991 oleh UNESCO. Pada awalnya, Taman Nasional Komodo dibentuk untuk melindungi satwa komodo beserta habitatnya.


Analisis Pohon Preferensial Sebagai Sarang Burung KakaTua

Analisis Pohon Preferensial Sebagai Sarang Burung KakaTua


 

Selain tersohor sebagai habitat satwa Komodo, Taman Nasional Komodo (TNK) juga merupakan habitat bagi satwa endemik Flores yaitu burung Kakatua Kecil Jambul Kuning (Cacatua sulphurea Parvula). Burung Kakatua Kecil Jambul Kuning merupakan satwa yang dilindungi oleh PP No 7 Tahun 1999. Selain itu burung Kakatua Kecil Jambul Kuning juga merupakan spesies kunci di TN. Komodo yang wajib dimonitor keberadaanya (renstra Kemenhut 2009-2014 dan Renstra Balai TNK 2009-2014. Keberadaannya sebagai spesies kunci dikuatkan melalui SK Dirjen Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam no. 132/ 1V-KKH/2011 (8/7/2011) sebagai spesies terancam punah.


Analisis Pohon Preferensial Sarang Burung Kakatua Kecil Jambul Kuning ini merupakan studi mengenai pohon preferensial burung kakatua dalam bersarang. Tujuannya untuk mengetahui jenis-jenis pohon yang digunakan oleh burung kakatua kecil jambul kuning untuk bersarang dan implikasinya bagi konservasi spesies.


1. Manfaat


Data mengenai pohon preferensial sarang burung kakatua kecil jambul kuning dapat digunakan sebagai referensi di dalam penerapan kebijakan manajemen aktif pengelolaan Taman Nasional Komodo. Hal ini sangat perlu mengingat terdapat kompetisi antar spesies tumbuhan di dalam suatu habitat sehingga kita bisa mengontrol dan memantau apakah jenis-jenis pohon preferensial itu dalam kondisi aman atau tidak dan perlu direstorasi atau tidak.


2. Metode


Penelitian mengenai analisis pohon preferensial sarang burung kakatua ini dilaksanakan di Pulau Komodo, Taman Nasional Komodo. Penelitian ini menggunakan data sekunder hasil dari pengumpulan laporan survey burung kakatua di Pulau Komodo, Taman Nasional Komodo oleh Balai Taman Nasional Komodo yang bekerja sama dengan berbagai mitra kerja baik itu Birdlife maupun San Diego dan juga data-data pendukung lainnya.


3. Analisis


Aktifitas bersarang burung kakatua kecil jambul kuning merupakan bagian dari aktifitas reproduksi di dalam mempertahankan jenisnya. Tentu terdapat dugaan terhadap pemilihan pohon preferensial bersarang dan tidak semua pohon akan dimanfaatkan oleh burung kakatua kecil jambul kuning untuk dijadikan pohon tempat bersarang. Di kawasan terestrial Taman Nasional Komodo terdapat 251 jenis tumbuhan (Anonim, 2011) dan dari studi literatur ditemukan 5 jenis pohon yang digunakan oleh burung kakatua kecil jambul kuning sebagai tempat bersarang. Burung kakatua kecil jambul kuning juga tidak memanfaatkan seluruh habitatnya, melainkan ada seleksi terhadap beberapa bagian dari habitat tersebut yang digunakan sesuai dengan kebutuhannya seperti makan ataupun bersarang.


Demikianlah artikel tentang Analisis Pohon Preferensial Sebagai Sarang Burung KakaTua, semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk kita semua amin3xx, dan sampai jumpa lagi pada update artikel terbaru lainnya bersama dengan kami di hewanternak.net

0 Response to "Analisis Pohon Preferensial Sebagai Sarang Burung KakaTua"

Posting Komentar