-->

Peluang Usaha Budidaya Ikan Lele Organik yang Menguntungkan

Peluang Usaha  Budidaya Ikan Lele Organik yang Menguntungkan - Selamat Pagi sobat dimana saja beranda khususnya yang mempunyai profesi budidaya ikan lele, kami dari tim hewanternak akan membahas sebuah artike dengan judul Peluang Usaha  Budidaya Ikan Lele Organik yang Menguntungkan, Lele masih menjadi ikan air tawar yang paling banyak dikonsumsi masyarakat. Selain rasanya yang enak, ikan ini mudah dibudidayakan sehingga gampang didapat dan berharga murah.




Kendati begitu, pola budidaya tak sehat kerap membayangi para konsumennya. Harga pelet ikan yang cukup tinggi membuat sejumlah peternak memberi pakan asal untuk menekan biaya.


Bangkai binatang, kotoran hewan, hingga kotoran manusia kerap dilempar ke dalam kolam sebagai pakan. Akibatnya, daging lele menjadi tak layak konsumsi lantaran tercemar residu berbahaya. Berangkat dari hal tersebut, sejumlah peternak ikan Soloraya berupaya membudidayakan lele organik.


Pakan dengan nutrisi standar dapat digenjot menggunakan prebiotik alami dan fermentasi hingga produksinya maksimal. Di samping itu, penggunaan sistem kolam bioflok juga mampu menambah nutrisi sampai 30 persen.


a. Fermentasi


Salah satu peternak ikan asal Desa Donohudan, Kelurahan Donohudan, Kecamatan Ngemplak, Boyolali, Imam Murod mengatakan pakan ikan miliknya menggunakan pelet pabrikan yang difermentasi.


Sehingga, butiran pelet tak lagi keras namun sedikit lembut. Tekstur yang lembut membuat pakan lebih mudah dicerna sehingga tidak ada yang terbuang. Pakan yang tersisa menyebabkan kolam tercemar dan menurunkan kadar oksigen.


“Kali pertama yang dilakukan saat memulai budidaya adalah pemilihan bibit yang baik. Setelah itu, bibit ditebar padat dan diberi makan sesuai umur dan ukurannya. Pakan yang kami beri adalah pelet pabrikan yang telah difermentasi,” .


Bibit berukuran 7 cm atau berumur dua pekan dapat langsung ditebar ke kolam bioflok. Sekitar dua bulan sesudahnya, ikan dapat dipanen dengan berat rata-rata 100 gram per ekor. “Kebutuhan pakan dari awal hingga panen untuk 8.000 ekor ikan sekira 180 kg. Target panen biasanya setara dengan pakan yang diberikan,” ucap Imam.


b. Prebiotik Alami


Hal senada juga dilakukan peternak ikan asal Dusun Depok RT 002/RW 006 Desa Bangsri, Kecamatan Karangpandan, Karanganyar, Sri Wulanto. Pria yang kerap dipanggil Sumo itu mengaku mencampur sejumlah sumber prebiotik alami ke dalam pelet ikan. Prebiotik tersebut di antaranya, kunyit dan temulawak.


“Selain menambah mikroba untuk fermentasi, kami juga mencampur pelet dengan prebiotik alami. Tujuannya agar molekul-molekul nutrisi di dalam pelet ikan dapat terurai sehingga lebih mudah dicerna. Sedangkan prebiotiknya untuk menambah daya tahan agar ikan lebih sehat dan enggak gampang terserang bakteri,” terangnya, Rabu (18/8).


Sumo yang telah 9 tahun berbisnis ikan itu mengaku saat ini tengah mencari mitra peternak sebanyak-banyaknya. Pasalnya, kebutuhan lele konsumsi di wilayah Karanganyar masih cukup tinggi, sementara pasokannya terbatas.


“Per hari kebutuhan harian untuk lokal saja sekitar 6,5 ton. Sehingga peluang usaha masih terbuka lebar. Selain menjual lele untuk konsumsi, saya juga melayani penjualan bibit, penyedia sarana prasarana, dan pendampingan peternak.


na itulah gambaran secara umum diatas membahas mengenai Peluang Usaha Budidaya Ikan Lele organik yang mengutungkan, muda-mudahan dengan adanya artikel bisa membantu dalam metode cara untuk pembudidayaan ikan lele,sampai ketemu lagi pada pokok pembahasan yang lain yang erat kaitannya dengan pembudidayaan ikan lele juga.

0 Response to "Peluang Usaha Budidaya Ikan Lele Organik yang Menguntungkan"

Posting Komentar