-->

Cara Praktis Mencegah Jamur Pada Usaha Budidaya Ikan Gurame

Cara Praktis Mencegah Jamur Pada Usaha Budidaya Ikan Gurame - Pada Kesempatan kali ini kami akan mencoba menulis sebuah artikel singkat tentang cara praktis mencegah jamur pada usaha budidaya ikan gurame,.

Ikan Gurami (Osphronemus goramy) adalah sejenis ikan air tawar yang populer dan disukai sebagai ikan konsumsi di Asia Tenggara dan Asia Selatan. Di samping itu, di negara-negara lainnya gurami juga sering dipelihara dalam akuarium.




Ikan yang lebar dan pipih. Panjang tubuh (SL, standard length[2]) 2,0-2,1 kali tinggi tubuh; panjang tubuh total (dengan sirip ekor) bisa mencapai 1.000 mm. Sirip perut dengan jari-jari pertama yang pendek berupa duri dan jari-jari kedua yang lentur panjang serupa cambuk.

Ikan yang muda memiliki moncong yang meruncing, dengan 8-10 pita melintang (belang) di tubuhnya. Jika beranjak dewasa warna-warna ini memudar, dan kepala ikan akan membengkak secara tidak teratur


Hujan deras yang mengguyur seringkali membuat petani ikan menjadi was-was. Biasanya para petani ikan khawatir jika ikan budidaya mereka terkena bakteri dan jamur ketika intensitas hujan terus tinggi.




Handono (34) salah satu petani ikan di Dusun Blendangan Desa Tegaltirto Kecamatan Berbah Sleman mengaku memberikan garam pada ikan peliharannya. Itu dimaksudkan agar kandungan asam pada air hujan bisa langsung terurai. Garam berfungsi membunuh kuman yang bisa menimbulkan bakteri serta jamur.


Garam diberikan terutama kepada ikan yang berada dalam kolam kecil. Sebab hujan dengan intensitas tinggi terkadang mampu mengganti air dari kolam itu.


“Kalau kolamnya besar tidak diberi garam tidak masalah. Sebab komposisi antara air hujan dengan air kolam masih banyak air kolam. Mengenai takarannya, lima kilogram garam diperuntukkan untuk 1 meter3 air. Kalau sampai garamnya kurang maka tidak akan ada reaksi. Namun kalau sampai kelebihan garam, ikannya bisa mati. Jadi harus benar-benar pas takarannya.


Pemilik usaha Handkoi ini mengaku kewaspadaan harus diperhatikan terutama ketika masa peralihan dari kemarau ke hujan. Sebab intensitas hujannya cenderung tinggi. Sehingga hampir setiap hari dia harus memberikan garam kepada ikan koi peliharannya. Biasanya dia sampai stok hingga 2 kuintal garam yang bisa habis dalam sebulan.


Semoga tips yang sangat bermanfaat ini dapat berguna bagi para pembudidaya ikan air tawar, khususnya untuk yang sedang mencari tahu tentang bagaimana cara mengatasi bakteri dan jamur ikan.


0 Response to "Cara Praktis Mencegah Jamur Pada Usaha Budidaya Ikan Gurame"

Posting Komentar