-->

Cara Membuat Pakan Ternak Kambing Fermentasi Jerami

Cara Membuat Pakan Ternak Kambing Fermentasi Jerami  - Alhamdulillah sahabat saya akan memberikan update terbaru dari artikel tentang Cara Membuat Pakan Ternak Kambing Fermentasi Jerami , berternak kambing atau domba memang masih menjadi pilihan para masyarakat di pedesaan sebagai salah satu bisnis usaha yang mereka lakukan, hal ini tentu baik untuk perkembangan perekonomian masyarakat pedesaan, namun bisnis ini tidak terlalu banyak berkembang di beberapa pedesaan karena memang belum adanya penyuluhan tentang pemberian pakan yang bagus dan teknik berternak yang bagus agar bisa menghasilkan kambing atau domba yang berkualitas serta gemuk dan sehat.











Cara Membuat Pakan Ternak Kambing Fermentasi Jerami
Cara Membuat Pakan Ternak Kambing Fermentasi Jerami 


Kebanyakan peternak hanya mengandalkan cara konvensional yang akhirnya hanya memberikan sedikit keuntungan bagi peternak dalam beberapa tahun. Tentu hal ini sangat di sayangkan, padahal sebenarnya bisnis peternakan ini bisa mendatangkan banyak omset atau laba jika di kembangkan secara maksimal.


Jarangnya peternak yang menggunakan internet juga menjadi masalah karena memang kebanyakan peternak sudah berumur cukup tua dan tidak mengenal internet, hal ini harus dibenahi agar hasil panen ternak menjadi maksimal. Dan berikut ini akan kami ulaskan tentang cara membuat pakan fermentasi jerami untuk kambing ternak, namun sebelumnya simak terlebih dahulu manfaat dari pembuatan pakan fermentasi jerami untuk kambing ternak di bawah ini:


A. Manfaat Pakan Fermentasi Jerami


Adanya pakan fermentasi akan membuat waktu peternak lebih banyak untuk digunakan melakukan hal lain nya yang lebih produktif, hal ini tentu akan menguntungkan, kebanyakan peternak konvensional tidak menghitung upah untuk kerja mereka dalam sehari yang harus meluangkan beberapa jam untuk mencari rumput atau hijauan bagi pakan ternak mereka.


Dengan adanya jerami fermentasi ini, peternak akan mendapatkan banyak waktu luang karena fermentasi jerami bisa disimpan dalam waktu yang cukup lama, sehingga peternak tidak harus takut kehabisan stok pakan ternak.


Dengan adanya pakan fermentasi jerami ini tentu akan membuat wawasan para peternak menjadi lebih luas sehingga peternak bisa meningkatkan produktifitas dalam beternak dan bisa mendapatkan hasil yang maksimal, dengan begitu peternak Indonesia bisa mencukupi kebutuhan daging sehingga Indonesia tidak perlu lagi mengimport daging dari luar.


Mengurangi resiko dari bahaya, yang tentu akan selalu di dapatkan ketika peternak sedang mencari rerumputan atau pakan hijauan.


B. Cara Membuat Pakan Ternak Kambing Terfermentasi Berbahan Jerami




  1. 1000 kg atau sekitar 5-8 ikat jerami padi, rumput yang sudah kering, tebon jagung dan lain sebagainya. Penggunaan bahan baku yang lebih dari satu jenis lebih bagus jika di bandingkan dengan bahan paku tunggal. Kemudian anda bisa mencacah dengan panjang skeitar 5 cm agar nantinya proses fermentasi bisa berjalan dengan lancar dan ketika sudah siap diberikan kepada ternak anda, hewan ternak juga bisa memakan dan mengunyahnya dengan mudah. untuk pencacahan nya, anda bisa menggunakan mesin pencacah.

  2. 5 lt tetes atau molase, jika tidak ada anda bisa menggantinya dengan gula yang dilarutkan. Penggunaan larutan gula memang harganya akan lebih mahal di bandingkan dengan menggunakan tetes tebu, namun untuk langkah selanjutnya anda bisa menggunakan larutan gula jawa atau gula aren.

  3. 1 botol probiotik, anda bisa menggunakan jenis atau merk apapun sesuai selera anda.

  4. 250-300 liter air yang akan digunakan untuk melarutkan probiotik dan tetes tebu.

  5. Bekatul atau dedak padi sebanyak 30kg.


 
1. Peralatan Yang Digunakan:




  1. Tempat untuk melakukan fermentasi seperti tembok semen, bis semen, drum plastic, plastic bening dan lain sebagainya.

  2. Alat pemotong atau mesin Pencacah rumput atau Jerami, atau jenis lain nya seperti sabit misalnya.

  3. Ember, gembor atau karung plastic.


2. Cara Membuat Pakan Fermentasi Jerami Untuk Kambing ternak:



  1. Sediakan tempat untuk digunakan dalam proses fermentasi dan pastikan kondisinya bagus.

  2. Bahan-bahan yang sudah di siapkan dalam keadaan kering kemudian dipotong dengan ukuran 5cm.

  3. Larutkan tetes atau air gula dan probiotik dengan air menjadi 1 dengan takaran yang sudah disebutkan di atas.

  4. Siapkan terpal plastic untuk digunakan sebagai alas dalam mencampur semua bahan di atas.

  5. Bahan baku yang sudah anda potong tersebut sedikit demi sedikit taruh di atas terpal kira-kira hingga mencapai ketebalan 15-20 cm, kemudian taburkan bekatul di atasnya dan siramkan larutan tetes dan probiotik tersebut dengan perbandingan di atas hingga merata dan terlihat basah.

  6. Setelah bahan baku sudah disiram, anda bisa memasukkan nya ke dalam wadah sedikit demi sedikit sambil di injak-injak hingga padat.

  7. Setelah itu tutup wadah tersebut hingga rapat dan pastikan tidak ada udara yang masuk.

  8. Setelah 2 minggu, anda bisa menggunakan hasil tersebut untuk diberikan kepada ternak anda sebagai pakan sesuai dengan kebutuhan.


 
3. Cara Pemberian Pakan Pada Kambing


Sebaiknya pakan fermentasi ini diberikan pada waktu siang atau sore hari ketika anda sudah memberikan pakan berupa rumput hijau pada pagi harinya, hal ini dimaksudkan agar kambing anda tidak kaget ketika diberikan pakan kering dalam bentuk fermentasi dalam jumlah yang cukup banyak. Jika memang keadaan nya pada musim kemarau, anda masih harus memberikan makanan lain, jadi jangan menggunakan pakan fermentasi sebagai pakan tunggal. Misalnya anda masih bisa memberikan kambing anda ampas tahu, kulit kacang, dedak dan lain sebagainya.


Jika ketika anda memberikan pakan tersebut kambing anda tidak memakan nya, maka anda bisa memberikan nya sedikit demi sedikit, atau anda bisa melakukan cara yang lebih ekstrim dengan tidak memberikan nya makan hingga ternak anda kelaparan dan kemudian berikan pakan tersebut, namun cara tersebut rasanya cukup ekstrim untuk dilakukan, anda bisa melakukan cara lain dengan memberikan pakan fermentasi di kotak makan sepanjang hari, maka perlahan ternak anda pasti akan memakan nya.


Untuk menambah gemuk yang lebih cepat, sebaiknya anda memberikan pakan lain kepada ternak anda, seperti bekatul, kulit kedelai, kulit kopi dan lain sebagainya dalam bentuk konsentrat, jadi gunakan pakan fermentasi ini pada waktu yang mendesak saja, misalnya pada waktu kemarau panjang atau musim penghujan yang berkepanjangan.


Air minum juga jangan sampai telat, karena metode ini berbeda dengan metode komboran yang waktu pemberian nya hanya 1x dalam sehari.


Bahan fermentasi yang bisa anda gunakan adalah seperti ilalang, rumput lapangan dan lain sebagainya, jangan sampai menggunakan bahan yang diluar nalar seperti gedebok pisang dan lain sebagainya.


Metode fermentasi ini sebaiknya hanya digunakan pada kambing yang memang memiliki waktu penggemukan dalam 3 bulan saja, dan selebihnya di jual untuk dikonsumsi, atau cocok untuk digunakan pada musim kemarau saja. Untuk penggunaan pada kambing betina yang berkelanjutan akan berdampak buruk pada genetika kambing tersebut sehingga perlu ada keseimbangan antara pakan fermentasi dengan rumput hijauan.


Pada dasarnya pakan hijauan memang jauh lebih baik dan lebih utamakan dalam pemberian pakan yang bergizi tinggi, seperti lamtoro, turi, nangka, ketapang, mahoni dan lain sebagainya.


Demikian informasi tentang Cara Membuat Pakan Ternak Kambing Fermentasi Jerami . Semoga informasi tersebut bisa bermanfaat bagi anda yang sedang mencari informasi tentang Cara Membuat Pakan Fermentasi Untuk Kambing Ternak. Terima kasih.

0 Response to "Cara Membuat Pakan Ternak Kambing Fermentasi Jerami"

Posting Komentar