-->

Beternak Kambing Saenen Dari Swiss

Beternak Kambing Saenen Dari Swiss - Alhamdulillah sahabat dimana saja berada, puji syukur atas nikmat yang diberikan oleh Allah S.W. T sehingga saya bisa memberikan update terbaru artikel kami dengan judul Beternak Kambing Saenen Dari Swiss, Kambing Saenen berasal dari Saenen, Swiss. Baik kambing jantan maupun betinanya tidak memliki tanduk. Warna bulunya putih atau krem pucat. Hidung, telinga dan kambingnya berwarna belang hitam. Dahinya lebar, sedangkan telinganya berukuran sedang dan tegak. Kambing ini merupakan jenis kambing penghasil susu.


Kambing Saenen berasal dari lembah Saanen Swiss bagian barat. Merupakan jenis kambing terbesar di Swiss. Sulit berkembang di wilayah tropis karena kepekaannya terhadap matahari. Ciri-ciri telinga tegak dan mengarah ke depan, bulu dominan putih, kadang2 ditemui bercak hitam pada hidung, telinga atau ambing. Produksi susu 740 kg/ms laktasi.











Beternak Kambing Saenen Dari Swiss
Beternak Kambing Saenen Dari Swiss

Kambing Saanen ini adalah jenis kambing perah yang tubuhnya termasuk besar. Dimana jenis jantan nya bisa mempunyai berat kira-kira  90 kg dan betina  60kg. Jantan tingginya kira-kira 90cm, sedangkan betina 80 cm. Berat lahir anak kambing saanen adalah 3 kg untuk jantan dan 3.3 kg untuk betina.


Kambing Saanen betina memproduksi susu sampai dengan 3.8 liter per hari.Kandungan lemak susunya bisa mencapai 2.5% – 3%. Sama dengan kambing Alpines, kambing saanen ini dipelihara sebagai kambing perah yang popular di Eropa. Per tahun nya kambing saanen betina dapat menghasilkan anak 1 – 2 ekor.


Kambing saanen memiliki perilaku yang tenang dan kalem. Karena itulah kambing saanen sangat mudah untuk dipelihara. Kadangkala kambing saanen ini juga sering ditampilkan dalam pertunjukan sirkus, untuk memainkan atraksi atraksi kecakapan.


Warna bulu yang popular adalah putih, kadangkala juga bisa dijumpai kambing saanen berwarna krem. Tulang yang panjang dan besar adalah salah satu ciri khasnya, Telinganya tegak, hidung lurus, Jantan dan betina biasanya memiliki janggut – sering kali janggut ini dipangkas dalam pertunjukan, baik jantan ataupun betina memiliki tanduk.


Kambing perah ini sensitive terhadap sinar matahari yang berlebihan, kondisi kesehatan yang terbaik dicapai jika kambing hidup di daerah dingin. Dianjurkan untuk memberikan naungan agar terhindar dari mataharai dan embun yang berlebihan.


Penyebarannya sudah mencapai berbagai belahan dunia, Inggris, Amerika, Australia bahkan Indonesia. Di tempat tempat tersebut Kambing Saanen disilangkan lagi di Inggris disilangkan dengan kambing setempat dan dihasilkan jenis British Saanen. Di Indonesia disilangkan dengan jenis Peranakan Ettawa. Di Selandia baru ada jenis kambing Sable, yang juga merupakan keturunan dari kambing Saanen.


Demikianlah artikel singkat mengenai Beternak Kambing Saenen Dari Swiss , semoaga bermanfaat dan terima kasih banyak atas kunjungannya. amin ya rabbal alamin

0 Response to "Beternak Kambing Saenen Dari Swiss"

Posting Komentar