-->

5 Cara Pemijahan Ikan Lele dengan Sistem In Vitro

5 Cara Pemijahan Ikan Lele dengan Sistem In Vitro - Alhamdulillah sahabat dimana saja berada , puji syukur saya kepada Tuhan Yang Maha Esa sehinggal saya bisa men-update lagi artikel ini dengan judul 5 Cara Pemijahan Ikan Lele dengan Sistem In Vitro, Pemijahan ikan lele secara in vitro adalah proses pemijahan dimana pembuahan dilakukan oleh manusia dalam sebuah tabung atau wadah. Cara ini menuntut tingkat keterampilan dan ketelitian yang tinggi. Berbeda dengan ketiga cara di atas, dalam pemijahan ikan lele secara in vitro induk ikan jantan dibunuh dan diambil spermanya.











5 Cara Pemijahan Ikan Lele dengan Sistem In Vitro
5 Cara Pemijahan Ikan Lele dengan Sistem In Vitro


Sementara induk ikan betina disuntik terlebih dahulu, kemudian diurut bagian perutnya agar sel telurnya keluar. Penyuntikan bisa dengan menggunakan kelenjar hipofisa ataupun hormon perangsang.


Alat dan bahan yang diperlukan untuk proses pemijahan ikan lele in vitro antara lain mangkung plastik atau kaca, bulu ayam, kertas tisu, pisau, gunting, pinset, suntikan, dan sodium klorida 0,9% (cairan infus). Wadah penetasan telur bisa memakai akuarium, fiberglass, atau bak terpal plastik. Kondisi dan kualitas air sama dengan ketiga cara sebelumnya. Semua peralatan harus dalam keadaan bersih, lebih baik lagi steril. Berikut langkah-langkah metode pemijahan in vitro:


Siapkan sperma ikan lele jantan dengan cara membedah perut secara membujur. Kantong sperma berbentuk pipih memanjang berwarna putih. Angkat kantong sperma, keluarkan sperma dengan cara memotong kantong dengan gunting, tampung dalam mangkuk.



  1. Siapkan induk betina yang sudah disuntik 8-10 jam sebelumnya. Keluarkan sel telur dengan cara mengurut perut induk lele ke arah kelaminnya. Sel telur akan keluar lewat lubang kelamin, lalu tampung dengan mangkuk.

  2. Campurkan sel telur dengan sperma dalam mangkuk sedikit demi sedikit. Aduk perlahan dengan bulu ayam. Encerkan campuran dengan air bersih lalu aduk perlahan sampai merata.

  3. Masukan campuran sel telur dan sperma kedalam kolam penetasan. Tebarkan dengan bulu ayam.

  4. Lakukan pengayaan oksigen pada kolam penetasan dengan aerotor. Aerotor jangan terlalu kencang sehingga menggoncang telur, tetapi juga jangan terlalu kecil.

  5. Selanjutnya jaga kondisi kolam penetasan seperti ketiga metode di atas hingga larva menetas.


Na itulah diatas secara singkat mengenai 5 Cara Pemijahan Ikan Lele dengan Sistem In Vitro, sampai jumpa lagi pada pokok pembahasan yang lain tentunya masi berkaitan dengan ikan lele juga.

0 Response to "5 Cara Pemijahan Ikan Lele dengan Sistem In Vitro"

Posting Komentar