-->

Cara Budidaya Ikan Kakap Putih

Cara Budidaya Ikan Kakap Putih - Alhamdulilllah sahabat pada sore hari saya akan memberikan update terbaru dengan Judul Cara Budidaya Ikan Kakap Putih. Ikan kakap atau yang populer disebutkan sebagai predator (pemangsa) merupakan komoditi yang dapat dibudidayakan dalam keramba maupun di tambak. Ikan kakap dibagi menjadi dua jenis, kakap merah dan kakap putih.











Cara Budidaya Ikan Kakap Putih
Cara Budidaya Ikan Kakap Putih


Ikan kakap putih (Lates calcafier) dan ikan kakap putih  (Lutjanus sanguineus) berasal dari suku yang berbeda. Ikan kakap  putih dari suku Centropemidae sedangkan ikan kakap merah berasal dari suku Lutjanidae .


Praktek budidaya dalam tambak atau dalam keramba ternyata yang dapat dibudidayakan adalah ikan kakap putih karena ikan kakap merah hanya sanggup hidup di laut, air payau atau air tawar. (Murtidjo, 2001)


Ikan kakap memiliki banyak nama, baik di luar negri maupun di Indonesia. Misalnya di Jawa timur dan jawa tengah, orang-orang menyebut ikan ini dengan nama petehan, pelak, tetahan, cabik dan cabeh.


Di Madura disebut dengan sebutan  tekong, dubit, cateng atau cakoh, di Sulawesi Selatan dikenal dengan nama  pica-pica, talungsar, ganja atau kaca-kaca dan diluar negeri pada umumnya orang-orang meyebutnya dengan sebutan giant seaperch, tetapi di Asia Tenggara lebih dikenal dengan nama seabass, dan untuk dinegara lain disebut dengan sebutan  white seabass, silver seaperch, giant perch, palmer, coo-up, two finned seabass dan lain-lainnya. (Asikin, 1994)


Klasifikasi Ikan Kakap Putih (Lates calcafier):



  1. Phylum        : Chordata

  2. Sub phylum :Vertebrata

  3. Kelas           :Pisces

  4. Ordo            :Percomorphi

  5. Famili           :Centropomidae

  6. Genus          :Lates

  7. Species        :Lates calcalifer


 
Habitat Asli Ikan Kakap Putih

 

Ikan kakap putih sebenarnya adalah ikan liar yang hidup di laut. Namun setelah di lakukan penelitian ikan kakap putih memiliki habitat yang sangat luas. Ikan kakap putih dapat hidup di daerah laut yang berlumpur, berpasir, di ekosistem mangrove.


Nelayan sering mendapatkan ikan kakap putih ketika melaut. Ikan kakap yang hidup di laut lebih besar ukurannya di bandingkan yang di pelihara di air payau atau di air tawar. Hal itu mungkin di sebabkan karena makanannya banyak di habitat aslinya (Kordi, 2011).


Ikan kakap juga dapat hidup di air payau. Ikan kakap akan menuju daerah habitat aslinya jiak akan memijah yaitu pada salinitas 30-32 ppt. Telur yang menetas akan beruaya menuju pantai dan larvanya akan hidup di daerah yang bersalinitas 29-30 ppt. Semakin bertambah ukuran larvanya maka ikan kakap putih tersebut akan beruaya ke air payau. (Mulyono, 2011)


Budidaya ikan kakap putih di Indonesia memang sudah banyak orang lakukan. Selain mengha sudah banyak orang melakukannya, dengan modal yang tidak banyak ikan kakap sudah bisa dibudidayakan. Ikan kakap ini merupakan ikan perairan peralihan.




Ikan kakap juga sering didapatkan di daerah mangrove di pinggiran pantai sehingga tidak heran jika ikan kakap dapat hidup di perairan payau, laut, atau air tawar. Meskipun ikan kakap laut lebih cenderung besar, ikan kakap yang tinggal di air tawar akan lebih mudah dibudidayakan.Berikut ini Merupakan Cara Budidaya Ikan Kakap Putih:

  • Pemilihan lokasi


Habitat dan Lokasi Pemeliharan menentukan keberhasilan budidaya ikan kakap putih lokasi pemeliharaan yang tepat adalah salah satu factor yang paling utama dalam melakukan budidaya ikan kakap. Seperti yang telah kita ketahui bersama, ikan kakap memiliki toleransi yang tinggi terhadap salinitas. Hal itu menyatakan bahwa ikan kakap mampu hidup diberbagai tipe air. Tempat budidaya ikan kakap dapat dilakukan di kolam, tambak, ataupun di pinggiran pantai. Memperhatikan kualitas air juga sangat penting dalam bididaya ikan kakap. Karena ikan kakap merupakan ikan tropis, pastikan juga suhu kolam berkisar antara 27-32 °C. dan kolam budidaya juga tidak terlalu keruh. Jika pemeliharaan dilakukan di pinggir laut, pastikan bahwa arus air tidak terlalu deras karena dapat merusak tambak.

 

  • Pendederan Ikan Kakap Putih


Pendederan benih ikan kakap biasanya dilakukan dengan menggunakan keramba apung atau hapa yang berukuran kecil, seperti 1 x 1 x 1 meter. Benih yang didederkan berukuran 1,5-2 cm atau berumur sekitar 30-50 hari.

 

  • Pemberian Pakan


Ikan kakap adalah salah satu ikan karnivora yang memakan makhluk hidup lebih kecil lainnya. Oleh sebab itu, pemberian makanan ikan kakap dapat dilakukan dengan memberikan ikan teri maupun ikan rucah. Ikan kakap juga memakan makhluk kecil seperti, cumi-cumi, udang, planton dan ikan-ikan kecil lainnya. Ikan kakap memiliki ketahanan dalam mencerna protein dalam jumlah besar daripada ikan yang lainnya. makanan yang mengandung karbohidrat maupun serat harus dihindari karena hal itu dapat mempengaruhi pencernaan ikan. Ikan kakap yang memakan pakan alami lebih nikmat dagingnya dibandingkan dengan ikan  yang makan pelet.

 

  • Penanganan hama


Memasang saringan atau filter pada pintu masuk air untuk mencegah hama dan vektor pembawa penyakit masuk dalam kolam/tmbak. Lakukan pemberantasan hama secara mekanis denga rutin ( dibunuh atau diambil) dan pemberantasan hama secara biologis (mempertahankan predator alami hama). penggunaan obat-obatan kimia bisa menjadi opsi apabila hama sudah membandel

Gunakan bibit ikan kakap putih unggul yang tahan penyakit. Sebaiknya bibit didapatkan dari sumber terpercaya. Sebaiknya mengurangi kepadatan ikan agar tidak terjadi kontak antar ikan secara langsung lebih baik. Dengan jarangnya populasi, kadar oksigen terlarut dalam air kolam akan lebih banyak.

Pakan diberikan dengan takaran yang tepat untuk menghindari terjadinya penumpukan sisa pakan pada dasar kolam. Sisa pakan akan membusuk sehingga menurunkan kualitas lingkungan kolam dan menjadi tempat berkembangbiaknya bibit penyakit. Lakukan juga penanganan ikan secara hati-hati pada saat penebaran atau pemindahan antar kolam/tambak, agar ikan tidak terluka sehingga dapt memicu infeksi penyakit.
Cara Panen Ikan Kakap

Alat yang dibutuhkan utnuk memanen ikan kakap adalah jala ataupun serokan. Jangan menggunakan alat panen yang bisa melukai ikan atau merusak lingkungan seperti obat kimia dan bom. Teknik yang salah akan merusak hasil panen ikan kakap anda. Teknik panen sendiri ada dua yaitu panen total dan panen selektif. Panen selekif hanya memanend sebagian ikan sedangkan panen total berarti memanen seluruh hasil ikan. Setelah melewati masa pemeliharaan selama kurang lebih satu tahun, ikan yang sudah mencapai berat sekitar 500-1000 gram sudah bisa dipanen. jika ikan melebihi 1 kg, maka akan lebih baik jika ikan tersebut dijadikan ikan induk.

Demikialah artikel tentang Cara Budidaya Ikan Kakap Putih, semoga artikel ini bermanfaat untuk kita semua amin3x. dan sampai ketemu lagi pada update artikel terbaru lainnya tentunya bersama kami di hewanternaak.com


0 Response to "Cara Budidaya Ikan Kakap Putih"

Posting Komentar