-->

Mengenal Jenis Pakan Cucak Ijo (Hijau)


Jenis Pakan Cucak Ijo - Pada kesempatan ini admin Hewan Ternak akan berbagi tentang Jenis Pakan Cucak Ijo, agar Cucak Ijo kesayangan anda bisa tumbuh dengan sehat. Sebelumnya admin juga sudah berbagi tentang Cara Merawat Burung Cucak Ijo.


Pakan terbaik merupakan komponen yang sangat penting dalam menjalankan budi daya cucak ijo. Sebab, dari pakan terbaik inilah cucak ijo yang dibudidayakan dapat terjamin kebutuhan gizinya, sehingga dapat berkembangbiak dengan baik dan lebih sempurna.


Agar menghasilkan kualitas cucak hijau yang baik, dibutuhkan pakan cucak ijo yang mengandung gizi-gizi tertentu, yang tentu sesuai gizi yang dibutuhkan tubuh cucak ijo, di antaranya seperi karbohidrat, protein, vitamin, dan mineral.

Mengenal Jenis Pakan Cucak Ijo

 

Berikut ini adalah cara-cara menyediakan pakan-pakan terbaik untuk burung cucak ijo yang dibudidayakan.


Jenis Pakan Buah-Buahan


Yang dimaksud pakan buah-buahan di sini adalah pakan cucak ijo yang berasal dari buah-buahan segar, sehingga pemberiannya harus dalam keadaan sudah matang serta belum basi. Yang termasuk pakan buah-buahan untuk cucak ijo, antara lain sebagai berikut:


1. Pisang kepok

Pisang kepok merupakan pakan utama bagi cucak ijo yang harus diberikan setiap hari. Pisang jenis ini memiliki banyak kandungan gizi, diantaranya 35 mg fosfor, 11 mg kalsium, 1 mg zat besi, 503 mg potassium, 260 IU vitamin A, 14 mg vitamin C, dan 1 mg niasin. Semua kandungan gizi tersebut sangat dibutuhkan oleh cucak ijo untuk dapat bergerak aktif dan berkicau merdu di dalam kandang.


Selain memiliki banyak kandungan gizi, pisang kepok juga memiliki kandungan kalori dua kali lipat lebih banyak dibandingkan buah apel. Ini berarti, kandungan kandungan kalora yang terdapat di dalam pisang kepok merupakan energy instan bagi cucak ijo yang dapat dimanfaatkan dalam waktu singkat. Pisang kepok juga memiliki kandungan protein 2,3 persen dan lemak 0,13 persen. Kandungan dua gizi inilah yang membuat cucak ijo tidak mudah gemuk, meskipun mengkonsumsi pisang kepok dalam jumlah banyak setiap hari.

Artikel terkait : Ciri Ciri Burung Cucak Ijo

Pada dasarnya, terdapat dua jenis pisang kepok yang bisa diberikan pada cucak ijo, yakni pisang kepok putih dan kuning. Keduanya memiliki kandungan gizi yang sama, tetapi tekstur dan rasanya berbeda. Pisang kepok putih bentuknya lebih kecil, kulit tipis, tekstur empuk, tetapi rasanya kurang enak. Sementara, pisang kepok kuning bentuknya lebih besar, kulit lebih tebal, tekstur lebih padat, serta rasanya lebih enak. Pisang kepok kuning inilah yang paling disukai cucak ijo. Maka, jika anda membeli pisang kepok, sebaiknya pilihlah dari jenis yang sekiranya disukai oleh cucak ijo yang dibudidayakan.


2. Tomat

Tomat merupakan jenis buah-buahan yang sangat disukai cucak ijo. Setiap 1 buah tomat memiliki kandungan vitamin C lebih tinggi dibandingkan jeruk. Selain itu, tomat juga kental dengan kandungan vitamin A. semakin matang buah tomat, vitamin C dan A yang terkandung di dalamnya juga semakin banyak. Dua vitamin ini tentu sangat baik untuk memelihara kesehatan harian tubuh dan pengelihatan cucak ijo.


Berdasarkan penelitian, tomat juga mengandung lycopene, yakni semacam antioksidan yang sangat berguna untuk menghancurkan radikal bebas akibat polusi dan zat-zat berbahaya lainnya yang masuk ke dalam tubuh cucak ijo. Lycopene ini juga diketahui berperan aktif dalam mencegah rusaknya sel akibat suatu penyakit yang pernah diderita cucak ijo.


Cucak ijo yang mengkonsumsi tomat secara rutin, tulang-tulangnya akan kuat, sehingga gerakannya di dalam kandang terlihat lincah dan gesit. Selain itu, kicauannya juga semakin jernih, sehingga terdengar jelas dan lebih mengkristal. Kicauan cucak ijo seperti ini tentu sangat disukai oleh para penghobinya, sehingga semakin meningkatkan harga burung tersebut. Sebelum diberikan, sebaiknya tomat dicuci terlebih dahulu untuk menghilangkan pestisida berbahaya yang menempel di kulit. Setelah itu, diberikan pada cucak ijo cukup sekali dalam seminggu.


3. Pir

Pire merupakan jenis buah-buahan yang juga disukai cucak ijo karena rasanya yang manis dan segar. Buah jenis ini memiliki kandungan gizi lengkap, mulai dari karbohidrat, protein, vitamin, hingga kalsium. Bahkan, menurut penelitian, setiap 100 gram pir mengandung karbohidrat 14,46 g, energy 242 KJ (58 kkal), protein 0,38 g, gula 9,80 g, diet serat 3,1 g, thiamine (vitamin B1) 0,012 mg, riblofavin (vitamin B2) 0,025 mg, asam pantotenat (vitamin B5) 0,048 mg, vitamin B6 0,028 mg, folat (vitamin B9) 7 mg, vitamin C 4,2 mg, fosfor 11 mg, kalium 119 mg, kalsium 9 mg, magnesium 7 mg, besi 0,17 mg, dan seng 0,10 mg.

Baca juga : Jenis Jenis Burung Cucak Ijo

Kandungan-kandungan gizi yang lengkap dalam buah pir tersebut membuat cucak ijo yang mengkonsumsinya mampu berkicau dengan suara jernih. Selain itu, kandungan-kandungan gizi tersebut juga dapat meredam emosi cucak ijo yang berlebihan (over) jika dihadapkan dengan cucak ijo lain sejenis. Berkaitan dengan pemberiannya, pir sebaiknya diberikan kepada cucak ijo dua kali dalam seminggu, misalnya pada hari senin dan jum’at.


4. Apel merah

Apel merah sangat kaya vitamin, mulai dari vitamin A 98 IU, B1 (thiamine) 0,031 mg, B2 (riboflavin) 0,047 mg, B3 (niacin) 0,166 mg, B6 0,075 mg, C 8,4 mg, E 0,33 mg, K 4 mcg. Folate 5 mcg, hingga pantothenic achid 0,111 mg. selain itu, apel merah juga sangat kaya kandungan mineral, antara lain potassium, magnesium, kalsium, zat besi,dan zinc.


Serat dan fitokimia juga dimiliki apel merah. Serat memiliki fungsi yang bagus untuk menahan lemak di dalam tubuh cucak ijo yang selanjutnya akan dibuang. Sementara, fitokimia berguna sebagai antioksidan untuk melawan radikal bebas di dalam tubuh cucak ijo yang mungkin disebabkan polusi kendaraan, asap rokok, dan asap-asap lainnya yang masuk ke dalam rongga pernapasan cucak ijo.


Kandungan-kandungan gizi yang dimiliki apel merah tersebut dapat memberikan manfaat luar biasa bagi cucak ijo, karena dapat merawat kesehatan jantung, saluran pencernaan, meningkatkan daya serap memori, menyehatkan pengelihatan, dan menjaga stamina. Oleh karena itu, cucak ijo yang dibudidayakan perlu diberikan apel merah dua kali dalam seminggu. Tetapi, perlu diperhatikan bahwa apel merah yang diberikan pada cucak ijo harus dalam keadaan sudah matang dan dipotong kecil-kecil. Hindari memberikan apel merah yang masih muda, karena hanya akan membuat cucak ijo sudah mematoknya, sehingga bisa menyebabkan sakit pada paruhnya.


5. Papaya

Papaya merupakan jenis buah-buahan untuk cucak ijo yang paling menyehatkan di antara empat jenis buah-buahan sebelumnya. Pasalnya, papaya mengandung gizi-gizi penting yang sangat dibutuhkan cucak ijo setiap hari, seperti betakaroten 276 mikrogram/100 g, betacryptoxanthin 761 mikrogram/100 g. lutein dan zeaxanthin 75 mikrogram/100 g. gizi-gizi tersebut dapat berfungsi sebagai antioksidan yang sangat ampuh dalam menangkal serangan radikal bebas.

Lihat juga : Ternak Cucak Ijo

Selain itu, papaya juga mengandung vitamin A (1.094-18.250 SI) yang sangat penting untuk menjaga kesehatan penglihatan cucak hijau, serta beberapa vitamin penting lainnya, seperti vitamin C 62-78 mg/100 g dan folat 38 mikrogram/100 g. namun, meskipun demikian, pemberian papaya pada cucak hijau tidak boleh berlebihan. Sebab, dapat membuat cucak hijau menjadi lemas dan banyak membuang kotoran yang berair.


Pemberian papaya pada cucak hijau sebaiknya cukup tiga kali dalam dua minggu. Pemberian papaya dalam aturan ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi cucak hijau, di antaranya membantu mempercepat penyembuhan luka atau cidera, menjaga kelebatan dan keindahan bulu, melancarkan pencernaan termasuk melancarkan buang kotoran, serta menetralisir racun yang terdapat di dalam tubuh.


Jenis Pakan Tambahan


Yang dimaksud pakan tambahan di sini adalah pakan cucak hijau yang berupa makhluk hidup, di mana pemberiannya ditujukan untuk melengkapi kebutuhan gizi cucak hijau setiap hari. Yang termasuk pakan tambahan untuk cucak hijau, antara lain sebagai berikut:


1. Jangkrik

Jangkrik merupakan pakan tambahan bagi cucak hijau yang bermanfaat untuk meningkatkan power suara dan meningkatkan birahi. Setiap satu ekor jangkrik mengandung 105,49 ppm hormone progesterone dan 259,535 hormon estrogen, kedua hormone tersebut sangat dibutuhkan pasangan cucak hijau dalam proses perkawinan. Sebab, cucak hijau jantan dipastikan akan berkicau dengan power suara tinggi untuk dapat menarik perhatian cucak hijau betina. Sementara, cucak hijau betina juga minta akan dikawini jika tingkat birahinya meningkat. Dengan demikian, proses perkawinan pasangan cucak hijau dapat berjalan dengan baik.


Disamping itu, setiap satu ekor jangkrik juga mengandung kalori cukup tinggi. Untuk itu, pemberiannya sebagai pakan tambahan perlu dibatasi setiap hari.  Hindari memberikan jangkrik pada cucak hijau dalam jumlah yang berlebihan (over), karena dapat membuat cucak hijau menjadi over birahi, di samping juga membuat cucak hijau menjadi kegemukan di kemudian hari.


Jangkrik mudah didapat di toko yang menjual pakan dan perlengkapan-perlengkapan burung dengan harga sangat murah. Hanya dengan Rp.2.000, anda sudah bisa mendapatkan jangkrik antara 30-40 ekor. Jangkrik dengan jumlah sekian dapat diberikan kepada calon pasangan cucak hijau yang dibudidayakan selama tiga atau empat hari ke depan.


Meskipun jangkrik bisa dibeli dengan harga yang sangat murah, tetapi sekali lagi, pemberiannya harus tetap dibatasi. Disamping itu, jangkrik yang akan diberikan harus dibersihkan dua kaki belakangnya yang tajam, sayap, dan kepalanya, supaya tenggorokan cucak hijau tidak terluka saat menelannya serta suara kicauan cucak hijau dapat terus terjaga kejernihannya.


2. Belalang

Belalang ini bisa digunakan sebagai pengganti jangkrik. Setiap satu ekor belalang mengandung serat kasar 12,4 gram/100 gram, protein kasar 62 gram/100 gram, dan lemak kasar 15,5 gram/100 gram. Gizi yang dimiliki belalang tersebut menjadi semakin lengkap dengan adanya asam amino essensial, beberapa jenis vitamin penting, serta beberapa mineral, seperti fosfor, kalium, kalsium, dan sodium (natrium).


Di habitat aslinya, jenis serangga yang paling banyak dimakan cucak hijau adalah belalang. Belalang yang biasa dimakan cucak hijau adalah jenis belalang rumput yang memiliki warna dominan hijau. Berdasarkan penelitian, jenis belalang rumput merupakan belalang yang paling bagus diberikan sebagai pakan tambahan bagi cucak hijau, karena mengandung protein kasar paling tinggi di antara belalang-belalang jenis lain.


Sejauh ini, belalang tidak dijual di toko yang biasa menjual pakan dan perlengkapan-perlengkapan burung. Maka dari itu, jika ingin mendapatkan belalang maka anda harus menangkapnya sendiri di tanah lapang. Sejak zaman dahulu, sebelum jangkrik banyak dijual di toko-toko, belalang sudah digunakan sebagai pakan tambahan oleh para penghobi burung, termasuk cucak hijau.


3. Ulat hongkong

Ulat hongkong atau yang lebih dikenal dengan sebutan meal worm atau yellow meal worm merupakan sejenis larva ulat berukuran panjang tubuh sekitar 33 mm dan diameter 3 mm. ulat hongkong ini merupakan anak dari serangga induk bernama Tenebrio molitor, yaitu serangga pemakan biji-bijian yang disimpan, seperti beras, kacang hijau, gandum, kedelain, jagung, jemawut, dan lain sebagainya.


Pada dasarnya, ulat hongkong memiliki beberapa fase kehidupan sebelum akhirnya bisa menjadi Tenebrio molitor. Fase kehidupan tersebut dimulai dari telur, lalu menetas menjadi larva yang disebut ulat hongkong. Setelah pertumbuhannya maksimal, larva berubah menjadi pupa atau kepompong, lalu seminggu kemudian, pupa atau kepompong itu menjadi serangga Tenebrio molitor.


Berdasarkan penelitian, ulat hongkong memiliki beberapa kandungan gizi yang cukup baik, di antaranya protein kasar mencapai 48%, kadar abu mencapai 3%, lemak kasar mencapai 40%, kadar air mencapai 57%, serta kandungan ekstra nonnitrogen mencapai 8%. Beberapa kandungan gizi yang dimiliki ulat hongkong tersebut dangat dibutuhkan cucak hijau untuk meningkatkan emosinya atau birahinya secara instan. Akan tetapi, pemberiannya cukup beberapa ekor saja, karena dapat mengakibatkan suhu tubuh cucak hijau mendadak menjadi panas, sehingga cepat merontokkan bulu-bulunya.


Sekarang ini, sudah banyak beredar produk ulat hongkong kering dalam kemasan kaleng yang kandungan gizinya tidak kalah dengan ulat hongkong hidup. Jika anda merasa lebih praktis menggunakan produk ulat hongkong kering ini, anda juga dapat memberikannya kepada cucak hijau. Akan tetapi, pemberian ulat hongkong yang masih hidup pada cucak hijau tetap harus diutamakan.


4. Ulat bambu

Ulat bambu atau yang lebih dikenal dengan sebutan ulat bumbung merupakan pakan tambahan bagi cucak hijau yang bermanfaat untuk menurunkan birahi. Di dalam tubuh ulat bumbung terdapat kandungan gizi yang cukup baik, di antaranya protein mencapai 15,7%, lemak mencapai 22,19%, serat kasar mencapai 7,69%, dan air mencapai 61,73%. Kandungan gizi yang dimiliki ulat bambu tersebut sangat baik untuk diberikan pada cucak hijau jantan maupun betina yang mengalami over birahi. Namun, pemberiannya juga tidak boleh terlalu banyak, karena dikhawatirkan dapat menimbulkan lemak berlebih di dalam tubuh cucak hijau, sehingga menjadikan cucak hijau malas berkicau dan aktif bergerak.


5. Kroto

Kroto merupakan pakan tambahan bagi cucak hijau yang kaya protein. Kroto dihasilkan oleh semut merah atau biasa dikenal dengan sebutan semut rangrang yang bersarang di pohon-pohon yang memiliki daun lebar dan rapat, seperti pohon jambu air dan mangga. Oleh para pembudidaya, kroto diyakini sebagai pakan tambahan terbaik bagi cucak hijau yang dibudidayakan. Mereka meyakini bahwa di dalam kroto terdapat kandungan protein yang dapat membuat cucak hijau selalu dalam keadaan fit atau sehat.


Sebagai pakan tambahan, kroto sangat disukai cucak hijau. Oleh karena itu, jika cucak hijau diberikan kroto maka dalam waktu singkat kroto itu sudah habis dilahap tanpa sisa. Kroto dapat dibeli di toko yang khusus menjual pakan dan perlengkapan-perlengkapan burung. Namun, karena permintaan di pasar sangat tinggi, menjadikan kroto tidak mudah didapatkan begitu saja. Anda harus memesannya terlebih dahulu.


Saat membeli kroto, sebaiknya pilihlah kroto yang masih segar. Sebab kroto yang segar menandakan bahwa kandungan protein yang terdapat di dalamnya masih dalam keadaan sehat. Hindari membeli kroto yang sudah terlihat basi atau berbau busuk, karena besar kemungkinan kroto tersebut membuat cucak hijau menjadi lemas dan terserang diare.


Bagi anda yang membudidayakan cucak hijau, kroto sebaiknya diberikan setiap tiga hari sekali dengan takaran satu sendok makan untuk setiap pasang cucak hijau. Cucak hijau yang rutin diberikan krto setiap tiga hari sekali akan selalu dalam keadaan fit atau sehat dan tidak kekurangan protein, yang pada akhirnya dapat menghambat proses budi daya.


Jenis Pakan Buatan Pabrik


Yang dimaksud pakan buatan pabrik adalah pakan cucak ijo yang dibuat dengan proses pengolahan tertentu. Terdapat banyak sekali pakan buatan pabrik untuk cucak ijo yang beredar luas di pasar dengan merek dan kandungan gizi yang berbeda. Voer adalah satu-satunya pakan buatan pabrik yang diperuntukkan bagi cucak ijo. Namun, sampai saat ini, penggunaan voer untuk cucak ijo masih menimbulkan perbedaan pendapat di antara para penghobinya.


Sebagian penghobi mengatakan bahwa voer sangat penting bagi cucak ijo, karena dari voer kebutuhan gizi cucak ijo bisa lebih terjamin. Sementara, sebagian penghobi yang lain mengatakan bahwa penggunaan voer untuk cucak ijo tidak diperlukan, karena bisa merusak pita suara cucak ijo dan melemahkan mentalnya.


Terlepas dari semua perbedaan itu, voer bagi cucak ijo tetap menjadi pakan buatan pabrik yang bisa memenuhi semua kebutuhan gizinya. Sebab, di dalam voer terdapat kandungan gizi lebih lengkap yang tidak mudah didapatkan dari buah-buahan dan pakan tambahan. Selain itu, voer juga mudah didapatkan di pasar. Hal ini tentu semakin memudahkan anda saat tidak bisa membeli pakan buah-buahan maupun pakan tambahan karena kehabisan stok.


Voer yang dipilih untuk cucak ijo bisa disesuaikan dengan kebutuhan gizi dan umurnya. Di toko-toko yang khusus menjual pakan dan perlengkapan-perlengkapan burung. Anda dapat dengan mudah menemukan voer sesuai kebutuhan. Tentunya, dengan harga berbeda-beda, mulai dari yang paling murah sekitar Rp.6.000 hingga paling mahal sekitar Rp.14.000.

0 Response to "Mengenal Jenis Pakan Cucak Ijo (Hijau)"

Posting Komentar